Masih banyak pengendara motor yang menganggap memakai sandal saat hujan sebagai hal sepele. Alasannya sederhana, sandal cepat kering, tidak ribet, dan dianggap lebih nyaman. Namun menurut pakar safety riding, kebiasaan ini justru menyimpan risiko besar dan berpotensi menyebabkan kecelakaan serius, terutama saat kondisi jalan licin.
Sandal Tidak Dirancang untuk Berkendara
Pakar safety riding menegaskan bahwa sandal bukan perlengkapan berkendara. Sandal tidak dirancang untuk menopang kaki saat menghadapi berbagai kondisi jalan, terlebih saat hujan. Permukaan sandal yang tipis dan terbuka membuat kaki:
-
Mudah terpeleset dari pijakan
-
Tidak stabil saat menahan beban motor
-
Rentan terkena air, lumpur, atau kerikil
Dalam kondisi hujan, grip sandal ke pijakan motor menurun drastis. Hal ini membuat pengendara kehilangan kontrol, terutama saat berhenti mendadak atau bermanuver pelan.
Risiko Terbesar Saat Berhenti dan Manuver Pelan
Bahaya terbesar memakai sandal saat hujan biasanya terjadi bukan saat motor melaju kencang, melainkan ketika:
-
Berhenti di lampu merah
-
Menghadapi tanjakan
-
Putar balik
-
Terjebak macet
Saat kaki menginjak aspal basah, sandal mudah selip, membuat pengendara kehilangan keseimbangan dan motor bisa roboh. Banyak kasus motor jatuh pelan yang berujung cedera serius hanya karena alas kaki tidak memadai.
Perlindungan Kaki Hampir Nol
Pakar safety riding juga mengingatkan bahwa kaki adalah bagian tubuh yang paling dekat dengan sumber bahaya, seperti:
-
Knalpot panas
-
Rantai dan gear
-
Batu dan genangan air
-
Aspal kasar saat terjatuh
Sandal hampir tidak memberikan perlindungan apa pun. Jika terjadi kecelakaan ringan sekalipun, risiko luka robek, lecet parah, atau tulang jari kaki cedera sangat tinggi.
Bahaya Tersangkut di Motor
Sandal jepit atau sandal longgar juga berisiko:
-
Tersangkut di tuas persneling
-
Nyangkut di pedal rem
-
Lepas saat menginjak tanah
Jika sandal terlepas di momen krusial, pengendara bisa kehilangan kendali motor dalam hitungan detik.
Alas Kaki yang Disarankan Saat Hujan
Pakar safety riding menyarankan pengendara motor menggunakan:
-
Sepatu tertutup
-
Sepatu berbahan anti air atau semi waterproof
-
Sol karet dengan grip kuat
-
Sepatu yang menutup mata kaki untuk perlindungan ekstra
Jika belum memiliki sepatu riding khusus, sepatu olahraga tertutup masih jauh lebih aman dibanding sandal.
Kesimpulan
Menurut pakar safety riding, memakai sandal saat naik motor di tengah hujan adalah kebiasaan berbahaya yang sebaiknya ditinggalkan. Sandal tidak memberikan grip, tidak melindungi kaki, dan meningkatkan risiko jatuh, terutama di jalan licin.
